Kebutuhan untuk belajar coding tampaknya tidak dapat dipungkiri pada masa sekarang. Banyak sekali kebutuhan untuk mengembangkan aplikasi. Lulusan universitas tidak jarang tidak dapat memenuhi kebutuhan akan tenaga ahli coding ini. Dari beberapa riset yang dilakukan oleh dunia industri IT ditemukan bahwa sebagian lulusan universitas tidak bisa mengerjakan tugas coding dengan baik dan lancar. Itulah sebabnya lembaga kursus sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli coding.

Salah satu masalah kursus coding adalah waktu belajar dan tempat belajar. Kursus coding tidak sama seperti kursus microsoft word karena memerlukan detil dan kerumitan yang cukup tinggi. Kursus coding memerlukan banyak fasilitas agar dapat dijalankan secara efisien, contohnya ruang kelas yang tenang, laptop yang cukup bagus, koneksi internet dan lain sebagainya. Itulah sebabnya kebanyakan kursus coding menawarkan biaya yang cukup tinggi yang tidak bisa dijangkau oleh semua orang.

Untungnya dalam beberapa tahun belakangan ini bahasa pemrograman tingkat tinggi bermunculan dan berkembang sangat pesat. Bahasa pemrograman tingkat ini mempunyai ciri-ciri lebih visual (lebih kelihatan hasil codingnya) dan tidak tergantung dengan hardware yang spesifik. Dengan berkembangnya bahasa pemrograman tingkat tinggi ini maka beberapa kursus dapat bergeser dari kursus secara offline di dalam kelas menjadi kursus coding online. Hal ini dimungkinkan karena hasil coding lebih terlihat sehingga dapat diperiksa secara otomatis melalui aplikasi online. Kursus coding online dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi ini juga cenderung tidak memerlukan ruang kelas karena interaksi dengan hardware khusus tidak diperlukan. Hal ini tentu berbeda apabila kita mengikuti kursus Asembler misalnya, tentu kita memerlukan hardware atau emulator yang cukup rumit dan kursus harus dilakukan dalam kelas.

Berikut beberapa contoh bahasa pemrograman tingkat tinggi yang bisa diajarkan melalui kursus coding online.

Kursus Bahasa Coding Tingkat Tinggi

Bahasa coding tingkat tinggi (high level programming language) muncul pada generasi ke-3 bahasa pemrograman, saat ini bahasa pemrograman generasi ke-5 tetap dikategorikan bahasa pemrograman tingkat tinggi meskipun sudah berkembang sangat jauh dari bahasa pemrograman tingkat tinggi semula. Perkembangan tersebut meliputi pemrograman berorientasi obyek, pemrograman berbasis web (dikembangan dengan konsep cloud), pemrograman basis data, dan masih banyak lagi termasuk pemrograman perangkat mobile yang saat ini marak digunakan dan nampaknya akan atau tengah menjadi trend perangkat lunak. Contoh bahasa pemrograman tingkat tinggi yaitu Visual C++, Visual Basic, PHP (prosedural) dan lain-lain.

Kursus Bahasa Coding Object-Oriented

Bahasa pemrograman tingkat Object-Oriented dan Visual merupakan “bahasa pemrograman tingkat tinggi”, karena pendekatan Object-Oriented diterapkan pada bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Java, .Net atau PHP versi 5 dan sejenisnya. Ada juga yang menyebutkan bahwa Object-Oriented Programming (OOP atau PBO, Pemrograman Berorientasi Obyek) sebagai satu tingkatan khusus. Dalam pembahasan ini dicantumkan “Object-Oriented dan Visual” dalam satu tingkatan terpisah dengan maksud memperkaya referensi tanpa menghilangkan keterkaitan antara “Object-Oriented dan Visual” dengan “bahasa pemrograman tingkat tinggi”.

Bahasa pemrograman berorientasi obyek dan visual (Object-Oriented Programming & Visual) merupakan bagian dari pengembangan dari bahasa pemrograman tingkat tinggi. “Very High Level Language (VHLL)” kerap kali disetarakan dengan bahasa tingkat ini. Very High Level Language adalah bahasa bahasa pemrograman dengan tingkat abstraksi yang sangat tinggi, yang digunakan sebagai alat produktivitas programmer profesional. Bahasa pemrograman tingkat tinggi biasanya berupa bahasa domain yang spesifik, terbatas pada aplikasi, tujuan, atau jenis tugas yang sangat spesifik. Istilah Very High Level Language ini digunakan pada tahun 1990-an untuk bahasa pemrograman tingkat tinggi yang digunakan untuk skrip, seperti Perl, Python, Ruby, dan Visual Basic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *